Prabowo berseloroh soal Satgas MBG Kadin, kantor khusus di Istana, Chandra Tirta, dan James Riady saat pertemuan Kadin di Jakarta.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Jumat, Juli 31, 2026
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat bertemu pengurus Kadin, termasuk soal Satgas MBG dan kantor khusus di Istana. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tingkat pusat maupun daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Di sela-sela agenda tersebut, Prabowo beberapa kali melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa para peserta. Salah satunya saat menyapa Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kadin, Chandra Tirta Wijaya.
Candaan soal Satgas MBG
Ketika memanggil nama Chandra Tirta Wijaya dalam daftar pengurus Kadin, Prabowo menyebut keberadaan Satgas Makan Bergizi Gratis sebagai hal yang penting. Ia pun menyisipkan gurauan mengenai perlunya menyiapkan ruang kerja khusus di lingkungan Istana Negara.
"Satgas Makan Bergizi Gratis, Saudara Chandra Tirta. Ini penting ini, siapkan kantor khusus di Istana,"
Ucapan tersebut langsung disambut tawa para pengurus Kadin yang hadir dalam acara tersebut.
Berkelakar soal James Riady
Suasana santai berlanjut ketika Prabowo menyebut nama Wakil Ketua Umum Koordinator Luar Negeri Kadin, James Riady.
Presiden kemudian melontarkan candaan bahwa urusan luar negeri sebaiknya dipercayakan kepada James Riady agar biaya perjalanan organisasi bisa lebih hemat.
"Wakil Ketua Umum Koordinator Luar Negeri, Saudara James Riady. Yang urusan luar negeri dikasih Pak James supaya ongkosnya berkurang untuk Kadin. Soalnya pakai pesawat sendiri,"
Pernyataan tersebut kembali memancing tawa dari para peserta yang mengikuti pertemuan.
Suasana akrab saat menyapa pengurus daerah
Momen penuh canda tidak berhenti di situ. Saat hendak membacakan nama-nama pengurus Kadin dari berbagai daerah, Prabowo kembali berkelakar dengan menyebut seolah-olah harus meminta izin kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Candaan itu disampaikan sambil menyinggung kemungkinan adanya batasan waktu dalam acara tersebut.
"Kadin-kadin daerah, saya bacakan satu-satu ya, enggak apa-apa kan? Waktu kan longgar kan? Enggak dibatasi kan? Seskab, izinkan. Aku diatur-atur,"
Pernyataan tersebut kembali menghidupkan suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan disambut tawa para peserta yang hadir.



















































