Peran Perempuan di Era Digital Jadi Kunci Ketahanan Keluarga, Ini Tantangan Terbesarnya

12 hours ago 14

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Mei 15, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Peran Perempuan di Era Digital Jadi Kunci Ketahanan Keluarga, Ini Tantangan Terbesarnya
Peran Perempuan di Era Digital Jadi Kunci Ketahanan Keluarga, Ini Tantangan Terbesarnya

PEWARTA.CO.ID — Perempuan kini dinilai memiliki posisi yang semakin strategis dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital yang terus melaju cepat.

Tidak hanya berperan sebagai pengasuh anak, perempuan juga menjadi penentu kualitas pendidikan, kesehatan keluarga, hingga penggerak ekonomi rumah tangga.

Isu tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Kerja Nasional Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppind) yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan itu mengusung tema penguatan peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan bangsa di tengah era digital.

Ketua Umum Alppind, DR. (HC) Atifah Hasan, Lc., menilai perempuan memiliki posisi penting sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat dan kuat.

Menurutnya, derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi membuat perempuan perlu terus meningkatkan kemampuan diri agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial maupun ancaman digital.

“Perempuan memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, mental, dan ancaman digital sehingga perlu terus diperkuat sebagai tiang peradaban bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peran perempuan saat ini berkembang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Selain mendampingi tumbuh kembang anak, perempuan juga dinilai berpengaruh dalam menjaga kualitas pendidikan keluarga, kesehatan, hingga pembentukan karakter di tengah keterbukaan informasi digital.

Tantangan perempuan di tengah perkembangan teknologi

Perkembangan dunia digital disebut membawa tantangan baru bagi perempuan, terutama para ibu dalam mendampingi anak-anak saat menggunakan internet dan media sosial. Literasi digital pun dianggap menjadi kemampuan penting agar keluarga tidak mudah terpapar dampak negatif dunia maya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Choiri Fauzi, yang hadir sebagai keynote speaker dalam acara tersebut menegaskan kontribusi perempuan sangat besar dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

“Perempuan berperan besar dalam menjaga kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga menopang perekonomian keluarga,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia merupakan perempuan. Karena itu, peningkatan kapasitas perempuan dinilai menjadi langkah penting agar keluarga mampu menghadapi perubahan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Di sisi lain, penggunaan media sosial yang tidak terkendali juga dinilai dapat memicu berbagai persoalan sosial. Menteri PPPA mengungkapkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius.

Berdasarkan data tahun 2025, tercatat lebih dari 35 ribu kasus kekerasan dengan mayoritas korban merupakan perempuan dan anak.

“Keluarga dan masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi anak serta perempuan,” ujarnya.

Perempuan tangguh dinilai lahirkan keluarga kuat

Pandangan serupa juga disampaikan Ketua Presidium Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia, Iin Kendedes. Ia menyebut keluarga yang kokoh lahir dari perempuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

“Keluarga tangguh muncul dari wanita yang tangguh sebagai pendidik anak untuk kemajuan bangsa,” katanya.

Rakernas Alppind turut menjadi wadah konsolidasi organisasi perempuan dari berbagai wilayah di Indonesia. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyusun berbagai program pemberdayaan perempuan agar mampu menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.

Peran perempuan di era digital pun kini dinilai tidak hanya penting bagi keluarga, tetapi juga menjadi bagian besar dalam membangun ketahanan sosial dan masa depan bangsa.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |