Usai Temuan 995 Airsoft Gun, Polisi Ambil Sampel DNA di 3 Ruangan Sekolah Jaksel

2 hours ago 4

995 airsoft gun ditemukan di sekolah Jaksel. Polisi ambil sampel DNA di 3 ruangan untuk menelusuri orang yang pernah berkontak.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Agustus 11, 2026

995 airsoft gun dan sampel DNA polisi di tiga ruangan sekolah Jaksel
Polisi mengambil sampel DNA di tiga ruangan sekolah Jaksel setelah menemukan 995 benda berbentuk senjata. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Penemuan 995 benda berbentuk senjata di sebuah sekolah swasta kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berlanjut dengan pemeriksaan forensik. Polisi bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengambil sampel DNA dari tiga ruangan di lokasi.

Pengambilan sampel tersebut dilakukan pada Senin (10/8/2026). Pemeriksaan DNA ditujukan untuk mengetahui siapa saja yang pernah berada atau melakukan kontak dengan ruangan yang diperiksa.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech, mengatakan seluruh bagian dari tiga ruangan yang menjadi lokasi pemeriksaan telah diambil sampelnya.

“DNA dari tiga ruangan sudah diambil sampelnya semua, tujuannya untuk mengecek siapa saja yang masuk atau yang pernah berkontaminasi di dalam ruangan tiga ruangan tersebut,” kata Alpino kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Polisi temukan 30 item tambahan

Selain mengambil sampel DNA, pemeriksaan bersama Puslabfor Mabes Polri juga menghasilkan temuan barang lain yang berkaitan dengan senjata.

Sebanyak 30 item kembali diamankan dari lokasi. Barang-barang tersebut ditemukan dalam rangkaian pemeriksaan yang dilakukan di sekolah tersebut.

“Hasil temuannya masih sama. Ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasen airsoft gun dan spare part dari senjata,” ujar Alpino.

“Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi dan spare partnya,” sambungnya.

Pemeriksaan dilakukan pada tiga ruangan di lingkungan yayasan, yakni ruang bekas ketua pengurus yayasan, ruang sekretaris, serta ruang sarana-prasarana yayasan.

Pemilik 995 benda berbentuk senjata terungkap

Sebelumnya, polisi telah mengungkap identitas pria yang disebut sebagai pemilik ratusan benda berbentuk senjata tersebut.

Pria berinisial DS itu diketahui pernah menjabat sebagai direktur PT Lokta Karya Perbakin. Informasi mengenai identitas tersebut diperoleh setelah polisi melakukan penelusuran lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan DS merupakan direktur perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas impor senjata angin dan airsoft gun.

“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Budi, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Meski demikian, Budi belum membeberkan identitas lengkap DS. Polisi menyebut pria tersebut telah meninggal dunia pada 2020.

“Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa Saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020. Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” ujar Budi.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |