Lebih dari 10 klub ajukan perubahan nama dan homebase jelang Kongres PSSI 2026, termasuk klub Super League hingga Liga 4.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Rabu, Juli 29, 2026
![]() |
| Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Dok. Istimewa) |
PEWARTA.CO.ID — Lebih dari 10 klub sepak bola dari berbagai tingkatan kompetisi mengajukan permohonan perubahan nama serta perpindahan homebase menjelang pelaksanaan Kongres Biasa PSSI 2026.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut seluruh permohonan tersebut akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam kongres yang digelar di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.
Sejumlah klub ajukan perubahan nama dan markas
Menjelang Kongres Biasa PSSI, sejumlah klub mulai mengajukan perubahan administratif terkait identitas dan lokasi kandang mereka. Permintaan tersebut berasal dari klub yang berlaga di berbagai level kompetisi nasional.
Yunus Nusi menjelaskan, PSSI telah menerima cukup banyak permohonan terkait perubahan nama klub maupun perpindahan homebase atau stadion yang digunakan sebagai markas pertandingan.
"Iya, akan ada beberapa pergantian nama, penyampaian permohonan perubahan home atau stadion, termasuk juga perubahan nama. Kami sudah menerima dari beberapa, agak banyak," kata Yunus Nusi di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Menurut Yunus, jumlah klub yang mengajukan permohonan tersebut diperkirakan lebih dari 10 tim. Pengajuan itu tidak hanya berasal dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tetapi juga mencakup klub dari kompetisi level bawah.
"Yang kami terima lumayan di atas 10 kayaknya ini, tapi termasuk Liga 3 juga ada, pada Liga 4," tambahnya.
Malut United termasuk klub yang mengajukan perubahan
Salah satu klub yang diketahui mengajukan permintaan perubahan nama adalah Malut United yang saat ini bersiap menghadapi kompetisi Super League musim 2026-2027.
Namun, Yunus Nusi mengaku belum mengetahui secara rinci alasan di balik pengajuan perubahan nama tersebut. PSSI masih menunggu dokumen lengkap dari klub asal Maluku Utara itu.
"Oh belum, kita belum sampai ke komunikasi dengan Maluku Utara United. Dan kita masih menunggu surat yang lengkapnya dari mereka untuk permohonan perubahan nama," sambung Yunus Nusi.
PSSI nantinya akan melakukan pembahasan sekaligus menetapkan keputusan terkait seluruh permohonan klub dalam forum Kongres Biasa.
Kongres PSSI digelar bersamaan agenda Timnas Indonesia
Kongres Biasa PSSI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Penentuan waktu pelaksanaan tersebut memiliki alasan khusus karena para peserta kongres juga diarahkan untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.
Pada malam harinya, Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam lanjutan fase Grup A Piala AFF yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
"Memang sengaja oleh Ketua Umum Erick Thohir, kongres itu dilaksanakan di tanggal 3 karena malamnya seluruh peserta akan nonton Indonesia melawan Vietnam di Pakansari," tutupnya.
Melalui kongres tersebut, PSSI akan menentukan berbagai keputusan penting, termasuk terkait permohonan perubahan nama dan homebase klub yang telah masuk sebelumnya.



















































