Rakernas Evaluasi Haji 2026 Digelar, Kemenhaj Siapkan Perbaikan Layanan untuk Musim Haji 2027

13 hours ago 9

Rakernas Evaluasi Haji 2026 digelar Kemenhaj untuk menyusun perbaikan layanan, transformasi penyelenggaraan haji, dan rekomendasi musim haji 2027.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, Juli 05, 2026

Rakernas Evaluasi Haji 2026 Digelar, Kemenhaj Siapkan Perbaikan Layanan untuk Musim Haji 2027
Rakernas Evaluasi Haji 2026 Digelar, Kemenhaj Siapkan Perbaikan Layanan untuk Musim Haji 2027

PEWARTA.CO.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai menyusun langkah pembenahan penyelenggaraan ibadah haji setelah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Forum tersebut menjadi pijakan awal dalam merumuskan kebijakan untuk pelaksanaan haji pada musim berikutnya.

Melalui Rakernas ini, pemerintah melakukan evaluasi terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan haji agar kualitas pelayanan kepada jemaah dapat terus ditingkatkan.

Evaluasi menyeluruh untuk memperkuat layanan haji

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026 akan menjadi dasar penting dalam menyempurnakan berbagai aspek layanan pada masa mendatang.

“Ini merupakan ruang bersama untuk membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang semakin kuat,” ujarnya, Sabtu 4 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa berbagai tantangan yang muncul sejak tahap persiapan, pelaksanaan operasional, hingga proses pemulangan jemaah perlu dijadikan bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan di tahun berikutnya.

Menurut Teguh, layanan haji merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Oleh karena itu, proses evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan.

Tiga fokus utama Rakernas

Dalam Rakernas tersebut, Kemenhaj menetapkan tiga agenda utama sebagai fokus pembahasan.

“Mengidentifikasi persoalan penyelenggaraan, mengukur capaian layanan, dan menyusun rekomendasi strategis untuk musim haji berikutnya,” ujarnya.

Ketiga poin tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun mendatang.

Bahas seluruh rantai pelayanan haji

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada satu aspek tertentu, tetapi mencakup seluruh rangkaian layanan penyelenggaraan ibadah haji.

Materi yang dibahas meliputi pengelolaan kuota haji, proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, pelaksanaan manasik, rekrutmen petugas, istithaah kesehatan, layanan Nusuk, hingga pengembangan transformasi digital dalam penyelenggaraan haji.

Dengan cakupan pembahasan yang luas tersebut, Rakernas diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia

Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 diikuti oleh 967 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan dipusatkan di Asrama Haji Kelas I dan Lapangan Galaxy Makodam Jaya, Halim, Jakarta.

Peserta terdiri atas unsur Kemenhaj, kantor wilayah provinsi, kantor kabupaten dan kota, serta pengelola asrama haji dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Retreat untuk memperkuat kolaborasi dan kepemimpinan

Selain membahas hasil evaluasi serta menyusun rekomendasi, Rakernas juga diisi dengan kegiatan retreat yang melibatkan instruktur dari TNI dan Polri.

Program tersebut bertujuan memperkuat kemampuan kepemimpinan, meningkatkan disiplin, mempererat soliditas organisasi, sekaligus mendorong kolaborasi antarpetugas dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Di akhir keterangannya, Teguh menekankan bahwa keberhasilan transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya bergantung pada pembaruan sistem.

"Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak cukup dilakukan melalui perubahan sistem semata,” ucap Teguh.

Menurut dia, yang lebih penting adalah membangun budaya kerja yang kolaboratif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan jemaah.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |