Kebakaran TPA Jatiwaringin Baru Padam 40 Persen, BNPB Tambah 4 Helikopter Water Bombing

2 hours ago 2

Kebakaran TPA Jatiwaringin baru padam 40 persen. BNPB menambah 4 helikopter water bombing, sementara ratusan warga mengungsi akibat asap pekat.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, Juli 05, 2026

Kebakaran TPA Jatiwaringin Baru Padam 40 Persen, BNPB Tambah 4 Helikopter Water Bombing
Kebakaran TPA Jatiwaringin Baru Padam 40 Persen, BNPB Tambah 4 Helikopter Water Bombing

PEWARTA.CO.ID — BNPB memastikan proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, hingga Minggu (5/7/2026) masih terus berlangsung.

Meski kondisi api mulai terkendali, sebagian besar area yang terbakar masih memerlukan penanganan lanjutan.

Data terbaru menunjukkan sekitar 40 persen kawasan yang terdampak kebakaran telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, petugas masih berupaya menjinakkan api di sisa area yang terbakar melalui operasi gabungan dari darat dan udara.

Pemadaman masih difokuskan pada 60 persen area terbakar

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses pendinginan kini dilakukan di wilayah yang sudah berhasil dipadamkan. Di sisi lain, petugas tetap melanjutkan pemadaman pada bagian yang masih terbakar.

"Saat ini 40 persen dari daerah yang terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan. Upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan untuk 60 persen daerah terbakar yang masih belum padam, meski sudah bisa dikendalikan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu.

BNPB tambah armada helikopter water bombing

Untuk mempercepat penanganan kebakaran, BNPB akan memperkuat operasi udara dengan menambah armada helikopter water bombing.

Saat ini, proses pemadaman dari udara dilakukan menggunakan dua helikopter. Namun, jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi empat unit mulai besok melalui reposisi tambahan armada.

"BNPB akan menambah 2 unit heli water bombing, sehingga total menjadi 4 unit, yang akan direposisi besok untuk mempercepat upaya pemadaman," ujar dia.

Ratusan warga mengungsi akibat asap pekat

Selain memadamkan api, pemerintah juga melakukan langkah mitigasi terhadap masyarakat yang terdampak asap tebal dari kebakaran tersebut.

Sebanyak 232 warga untuk sementara dievakuasi ke Balai Desa Tanjakan Mekar guna menghindari risiko kesehatan akibat paparan asap.

"232 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar untuk menghindari dampak buruk asap pekat kebakaran," ungkapnya.

BNPB merinci, jumlah pengungsi tersebut terdiri atas 60 anak-anak, tujuh warga lanjut usia, satu ibu hamil, 26 balita, serta satu penyandang disabilitas.

Status tanggap darurat telah ditetapkan

Kebakaran di TPA Jatiwaringin diketahui mulai terjadi sejak Selasa, 30 Juni 2026, dan hingga kini masih dalam proses penanganan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat menyusul luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 15 hektare.

Upaya pemadaman terus dilakukan agar api tidak kembali meluas dan seluruh titik kebakaran dapat segera dipadamkan sepenuhnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |