KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20-an Koper dari OTT HGB Bogor

3 hours ago 5

KPK mengamankan uang rupiah dan valuta asing dalam 20-an koper dari OTT pengurusan HGB di Bogor dengan estimasi nilai ratusan miliar.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Selasa, September 15, 2026

kpk sita uang ratusan miliar dalam koper dari ott hgb bogor
KPK mengamankan uang tunai rupiah dan valuta asing dalam operasi tangkap tangan terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai rupiah dan valuta asing yang dikemas dalam sekitar 20 koper saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Operasi tersebut digelar pada Senin, 14 September 2026. Nilai pasti uang yang disita masih dalam proses penghitungan, tetapi KPK memperkirakan nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut ditemukan dalam berbagai bentuk kemasan, mulai dari boks dan kardus hingga koper.

"Kemudian dalam penyelidikan tertutup ini, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai yaitu Rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper," kata Budi kepada wartawan.

Nilai uang masih dihitung

Budi menyebut proses penghitungan barang bukti uang tunai tersebut masih berlangsung sehingga belum ada nominal final yang diumumkan KPK.

"Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah," ujarnya.

Temuan uang dalam jumlah besar itu menjadi salah satu barang bukti dalam OTT yang berkaitan dengan pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor.

17 orang diamankan KPK

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 17 orang. Di antara mereka terdapat sejumlah pejabat dan figur politik.

Mereka antara lain Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Tangerang Kota Tardi.

Selain pejabat pertanahan, OTT tersebut juga menjaring politikus Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq dan eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

"Total saat ini yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini sejumlah 17 orang ya. Di antaranya ada Dirjen, kemudian dua Kepala Kantah," ucap Budi.

KPK masih memproses penyelidikan dan penghitungan barang bukti dari OTT tersebut, termasuk memastikan jumlah uang tunai yang diamankan dalam perkara pengurusan HGB di Bogor.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |