Wali Kota Batu Nurochman meninjau Museum Mega Science Center dan Budaya Jatim Park 1 serta memberi masukan untuk penguatan konsep edukasi interaktif.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Senin, September 14, 2026
![]() |
| Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto meninjau pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Pemerintah Kota Batu mendukung pengembangan wisata berbasis pendidikan melalui kehadiran Museum Mega Science Center dan Budaya (MMSC) di kawasan Jatim Park 1. Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Batu Nurochman saat meninjau persiapan destinasi edukasi interaktif itu, Senin (7/9/2026).
Nurochman datang bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto dan didampingi Founder Jatim Park Group Paul Sastro. Mereka melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus sejumlah konsep wahana yang disiapkan sebelum museum beroperasi.
Robotik dan teknologi berbasis sensor pikiran
Dalam kunjungan tersebut, Nurochman dan Heli meninjau sejumlah area yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran interaktif. Salah satu teknologi yang diperlihatkan ialah Robosoul HSS, sebuah wahana robotik yang dapat menampilkan gerakan menari.
Ada pula Brain Games Race Car yang menggunakan sensor pikiran melalui perangkat headband untuk menggerakkan mobil balap. Konsep semacam ini dinilai dapat menghadirkan cara belajar yang lebih dekat dengan pengalaman langsung pengunjung.
Nurochman mengapresiasi inovasi yang disiapkan Jatim Park Group karena materi edukasi tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori. Menurutnya, pendekatan interaktif dapat membantu meningkatkan minat belajar generasi muda.
“Konsepnya sangat baik. Edukasi di sini tak hanya teori, tapi dikemas lewat pengalaman dan interaksi langsung dengan audiens. Kami berharap museum ini nanti dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat Kota Batu sebagai kota wisata edukasi,” ungkapnya.
Pemkot Batu beri masukan konsep museum
Selain melihat fasilitas, Nurochman dan Heli Suyanto turut menyampaikan masukan mengenai materi pembelajaran, pembagian zona wahana, serta pemanfaatan alat peraga. Evaluasi tersebut diarahkan agar pengalaman pengunjung tetap menyenangkan sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sains dan budaya.
Staf Ahli Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo mengatakan masukan dari pemerintah daerah menjadi dorongan bagi pengelola untuk terus menyempurnakan Museum Mega Science Center sebelum dibuka.
BACA JUGA!Museum Mega Science Center dan Budaya di JTP 1 Kota Batu Hadirkan 617 Alat Peraga
“Kunjungan serta apresiasi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menyempurnakan konsep MMSC. Kami ingin museum ini dapat menjadi ruang belajar yang menarik, interaktif, dan relevan bagi masyarakat,” tutur Rio.
MMSC dikembangkan Jatim Park Group sebagai ruang belajar alternatif bagi pelajar, keluarga, dan wisatawan dari berbagai daerah. Kehadirannya juga menjadi bagian dari komitmen Jatim Park Group sebagai mitra resmi program Co-Branding Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata RI.



















































