GIIAS Semarang 2026 digelar 30 September hingga 4 Oktober di Undip, Semarang, dengan partisipasi 19 merek kendaraan.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Jumat, September 18, 2026
![]() |
| GIIAS Semarang 2026 akan menghadirkan 19 merek kendaraan dalam pameran otomotif di Muladi Dome, Undip, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS Semarang 2026 akan digelar di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip), Jawa Tengah, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Ajang ini menghadirkan 19 merek kendaraan sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pasar otomotif nasional dan mendorong perkembangan industri di Jawa Tengah.
GIIAS Semarang 2026 membawa berbagai inovasi serta teknologi kendaraan terbaru kepada masyarakat. Kehadiran pameran tersebut juga diarahkan untuk memanfaatkan potensi Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah strategis dalam pertumbuhan industri otomotif Indonesia.
Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengatakan Jawa Tengah memiliki peluang yang besar bagi industri otomotif nasional.
“Jawa Tengah memiliki peluang yang sangat besar bagi industri otomotif nasional. Data penjualan nasional menunjukkan bahwa hingga April 2026, Jawa Tengah berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14.195 unit, atau menyumbang sekitar 5,1% dari total penjualan kendaraan secara nasional,” ujar Kukuh, dikutip Jumat (18/9/2026).
Menurut Kukuh, angka penjualan tersebut menunjukkan posisi Jawa Tengah dalam pasar kendaraan nasional. Potensi itu menjadi salah satu alasan GIIAS kembali digelar di wilayah tersebut.
Perkembangan pasar kendaraan di Jawa Tengah juga disebut berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Kondisi tersebut turut diperkuat oleh masuknya investasi ke kawasan industri yang berkaitan dengan rantai pasok kendaraan listrik.
Investasi Rp15 triliun di Kendal
Berdasarkan data Humas Jawa Tengah, pada 15 Juni 2026 terdapat investasi sekitar Rp15 triliun yang masuk ke Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal.
Investasi tersebut mencakup pengembangan sejumlah komponen kendaraan listrik, mulai dari baterai dan ban hingga suku cadang untuk kendaraan listrik komersial serta sepeda motor listrik.
Kukuh menilai perkembangan investasi tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan terhadap potensi industri otomotif di Jawa Tengah, khususnya pada sektor kendaraan listrik.
“Kuatnya potensi pasar di daerah ini ditambah dengan dukungan investor dalam mendukung perkembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik di wilayah Kabupaten Kendal menjadi bukti tingginya minat dan daya beli masyarakat Jawa Tengah,” tutur Kukuh.
GIIAS Semarang diikuti 19 merek
Sebanyak 19 merek kendaraan dijadwalkan berpartisipasi dalam GIIAS Semarang 2026. Sebagian besar peserta berasal dari kategori kendaraan penumpang, sementara satu merek mewakili segmen sepeda motor.
Untuk kendaraan penumpang, 18 merek yang hadir terdiri atas BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leap Motor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling.
Sementara itu, kategori sepeda motor akan diwakili Polytron.
Daftar peserta tersebut menunjukkan kehadiran beragam merek kendaraan, termasuk sejumlah pemain yang berkaitan dengan perkembangan kendaraan listrik di pasar Indonesia.
Ada tujuh merek yang baru dan kembali hadir
Dari keseluruhan peserta, terdapat tujuh merek yang disebut sebagai merek baru dan kembali hadir dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang. Ketujuhnya adalah Changan, Geely, Jetour, KIA, Leap Motor, Omoda Jaecoo, serta Polytron.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari komposisi peserta GIIAS Semarang 2026 yang akan berlangsung selama lima hari di Muladi Dome, Undip.
Melalui pameran tersebut, GIIAS Semarang 2026 diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi kendaraan sekaligus memperkuat hubungan antara perkembangan pasar kendaraan, investasi, dan ekosistem industri otomotif di Jawa Tengah.



















































