Jemaah Umrah Indonesia Terbanyak Kedua Setelah Pakistan, Arab Saudi Catat Lonjakan 22,5 Persen

1 day ago 11

Arab Saudi mencatat kenaikan jemaah umrah 22,5 persen. Indonesia menjadi negara dengan jemaah umrah terbanyak kedua di dunia setelah Pakistan.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Senin, Juli 20, 2026

Jemaah Umrah Indonesia Terbanyak Kedua Setelah Pakistan, Arab Saudi Catat Lonjakan 22,5 Persen
Jemaah Umrah Indonesia Terbanyak Kedua Setelah Pakistan, Arab Saudi Catat Lonjakan 22,5 Persen. (Ilustrasi/Canva)

PEWARTA.CO.ID — Arab Saudi melaporkan peningkatan signifikan jumlah jemaah umrah pada awal musim umrah 1448 Hijriah. Dalam periode 15 Zulhijah hingga akhir Muharram, jumlah pemegang visa umrah yang memasuki wilayah Kerajaan mencapai 931.500 orang atau meningkat 22,5 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Program Pengalaman Jemaah. Selama rentang waktu yang sama, lebih dari 1,27 juta jemaah dari berbagai negara tercatat tiba di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah umrah.

Indonesia berada di posisi kedua

Berdasarkan data resmi tersebut, Pakistan menjadi negara penyumbang jemaah umrah terbanyak dengan sekitar 200.000 orang.

Indonesia menempati urutan kedua dengan sekitar 170.000 jemaah, sementara Irak berada di posisi berikutnya dengan jumlah sekitar 130.000 jemaah.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menilai peningkatan jumlah jemaah ini menjadi bagian dari perkembangan sektor umrah yang terus didorong melalui Visi 2030 dan Program Pengalaman Jemaah.

Capaian tersebut juga disebut mencerminkan dukungan berkelanjutan pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan bagi para tamu yang datang untuk beribadah.

Layanan digital terus dikembangkan

Pemerintah Arab Saudi menyebut kenaikan jumlah jemaah turut didukung oleh kolaborasi antarlembaga pemerintah, termasuk penguatan layanan digital dan operasional.

Berbagai pengembangan dilakukan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi jemaah, mulai dari tahap perencanaan perjalanan hingga proses kepulangan.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan digital sekaligus meningkatkan efisiensi operasional agar perjalanan umrah berlangsung lebih lancar dan berkualitas.

MASIH TERKAIT!

Jemaah Umrah ke Arab Saudi Melonjak 22,5 Persen, Indonesia Jadi Penyumbang Terbesar Kedua

Mayoritas jemaah datang melalui jalur udara

Data resmi menunjukkan sekitar 75 persen jemaah umrah dari luar negeri memasuki Arab Saudi melalui bandara.

Sementara itu, sekitar 25 persen lainnya menggunakan jalur darat maupun laut sebagai pintu masuk menuju wilayah Kerajaan.

Arab Saudi layani lebih dari 11,2 juta jemaah pada kuartal IV 2025

Sebelumnya, Otoritas Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT) juga melaporkan bahwa lebih dari 11,2 juta orang melaksanakan ibadah umrah sepanjang kuartal keempat 2025.

Jumlah tersebut mencapai 11.291.326 jemaah, terdiri atas 5.701.525 jemaah dari luar Arab Saudi dan 5.589.801 jemaah domestik.

Berdasarkan jenis kelamin, sebanyak 6,4 juta jemaah atau 56,8 persen merupakan laki-laki. Adapun jemaah perempuan berjumlah sekitar 4,9 juta orang atau setara 43,2 persen.

Di kelompok jemaah domestik, sebanyak 53,2 persen merupakan warga negara asing yang menetap di Arab Saudi, sedangkan 46,8 persen lainnya merupakan warga negara Saudi.

Makkah dan Riyadh menjadi wilayah dengan jemaah domestik terbanyak

Data GASTAT juga menunjukkan hanya 2,9 persen jemaah yang menjalankan ibadah umrah lebih dari satu kali selama kuartal tersebut.

Untuk kategori domestik, Makkah menjadi wilayah dengan jumlah jemaah terbesar, yakni mencapai 2.002.701 orang. Posisi berikutnya ditempati Riyadh dengan total 1.146.451 jemaah.

Sementara pada kelompok jemaah internasional, perempuan mendominasi kedatangan dari luar negeri dengan porsi mencapai 53 persen.

Berdasarkan aktivitas bulanan, Desember menjadi periode dengan jumlah jemaah internasional terbanyak, yakni 2.142.252 orang. Adapun jumlah jemaah domestik tertinggi tercatat pada November dengan 2.059.838 orang.

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa transportasi udara tetap menjadi moda utama kedatangan jemaah internasional. Sebanyak 4.976.861 jemaah dari luar negeri tercatat memasuki Arab Saudi melalui jalur udara.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |