I.League Restui Persija vs Persib di SUGBK, Tapi Bobotoh Dilarang Hadir

2 hours ago 4

Persija vs Persib akan digelar di SUGBK pada 12 September 2026 dengan penonton, tetapi Bobotoh dilarang hadir.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, Agustus 12, 2026

persija jakarta vs persib bandung di stadion utama gelora bung karno
Persija Jakarta dan Persib Bandung akan bertemu di SUGBK pada pekan kedua Super League 2026-2027. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Persija Jakarta dipastikan mendapat kesempatan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada pekan kedua Super League 2026-2027. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 12 September 2026 itu tetap dapat disaksikan penonton, tetapi Bobotoh selaku suporter Persib tidak diperbolehkan hadir.

Presiden Direktur I.League Ferry Paulus memastikan laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut berlangsung di Jakarta dengan kehadiran penonton.

“Iya di Jakarta (laga Persija vs Persib). Dengan penonton dong, pasti,” kata Ferry kepada awak media, dikutip Rabu (12/8/2026).

Bagi Persija, pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang pertama mereka di Super League 2026-2027. Duel melawan Persib di Jakarta juga menjadi momen yang dinantikan karena pertandingan serupa terakhir kali digelar di Kota Jakarta pada 2019.

Musim lalu, Persija sebenarnya dijadwalkan menghadapi Persib di SUGBK. Namun, pertandingan tersebut kemudian dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Bobotoh tidak diperbolehkan hadir

Meski I.League telah mencabut aturan umum mengenai larangan suporter tandang, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh pertandingan. Ada pengecualian pada laga yang dinilai memiliki tingkat rivalitas tinggi.

Ferry menyebut pertandingan Persija melawan Persib termasuk dalam kategori tersebut, bersama duel Persebaya Surabaya kontra Arema FC. Karena itu, suporter tim tamu dapat dilarang hadir dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan.

“Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan,” jelas Ferry.

Menurut dia, pembatasan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga agar kehadiran suporter tandang tetap dapat berlangsung pada pertandingan lain.

“Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir,” tegas Ferry.

Ferry juga menegaskan bahwa keputusan mengenai larangan suporter tandang tetap mempertimbangkan indikator keamanan dari kepolisian.

“Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian,” tandasnya.

Dengan demikian, Persija vs Persib di SUGBK pada 12 September 2026 dapat dihadiri penonton, tetapi dukungan langsung dari tribun untuk tim tamu tidak akan diberikan oleh Bobotoh.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |