AMDATARA memberikan Anugerah Hijau 2026 kepada tiga inisiatif lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi berkelanjutan di Indonesia.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, Agustus 02, 2026
![]() |
| AMDATARA memberikan Anugerah Hijau 2026 kepada tiga inisiatif yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — AMDATARA atau Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara memberikan apresiasi kepada tiga inisiatif yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui Anugerah Hijau AMDATARA 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan kolaborasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, mengatakan penghargaan ini ditujukan bagi individu, komunitas, akademisi, maupun institusi yang menunjukkan komitmen dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat.
"Anugerah Hijau AMDATARA 2026 merupakan bentuk penghargaan kepada para agen perubahan yang telah bekerja secara konsisten menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat. Melalui penghargaan ini, kami ingin mengangkat kisah-kisah inspiratif yang membuktikan bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menghadirkan dampak nyata bagi keberlanjutan Indonesia," kata Karyanto dalam keterangannya.
Dorong lahirnya inovasi berkelanjutan
Menurut Karyanto, penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya AMDATARA untuk mendorong semakin banyak inovasi yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Ia menilai berbagai gagasan yang lahir dari masyarakat, akademisi, maupun organisasi lokal memiliki peran penting dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Tanah Air.
"Indonesia memiliki banyak pelopor lingkungan yang bekerja tanpa pamrih di berbagai daerah. Mereka tidak hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat ketahanan masyarakat. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi hijau di masa mendatang," ujarnya.
Tiga penerima Anugerah Hijau AMDATARA 2026
Pada pelaksanaan Anugerah Hijau AMDATARA 2026, terdapat tiga penerima penghargaan dari kategori yang berbeda.
Kategori Inovasi Penggerak Bank Sampah Berbasis Masyarakat diberikan kepada Bank Sampah BERSERI Wonogiri.
Selanjutnya, kategori Inovasi Pelestari Ekosistem Mangrove diraih Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMaT (IKAMAT) Semarang.
Sementara itu, kategori Inovasi Generasi Muda Pemberdayaan Masyarakat diberikan kepada KSP "Principium" Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Karyanto berharap semakin banyak praktik baik yang dapat ditemukan, diberikan apresiasi, lalu diterapkan di berbagai daerah sebagai inspirasi bagi masyarakat luas.
"Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, akademisi, pemerintah, dan dunia usaha demi mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang," katanya.
Alasan tiga inisiatif terpilih
Bank Sampah BERSERI Wonogiri dipilih karena dinilai berhasil mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah melalui pendekatan ekonomi sirkular yang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Di sisi lain, IKAMAT Semarang memperoleh penghargaan berkat kontribusinya dalam menjaga serta merehabilitasi ekosistem mangrove melalui kolaborasi bersama masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Adapun KSP "Principium" Fakultas Hukum UNS Surakarta menerima penghargaan atas program pendidikan hukum, advokasi sosial, serta pemberdayaan masyarakat yang menunjukkan peran aktif generasi muda dalam mendorong perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.



















































