Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran Kian Dekat, Negosiasi Dimulai Hari Ini

18 hours ago 7

Trump klaim kesepakatan dengan Iran kian dekat. Negosiasi dimulai hari ini, membahas Selat Hormuz dan denuklirisasi.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Senin, Agustus 03, 2026

trump klaim kesepakatan iran dimulai negosiasi selat hormuz dan denuklirisasi
Donald Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran semakin dekat setelah rencana serangan dibatalkan dan negosiasi dijadwalkan dimulai. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut peluang tercapainya kesepakatan baru dengan Iran semakin besar. Ia mengatakan proses negosiasi antara kedua negara dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin (3/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada Minggu (2/8/2026). Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkapkan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada akhir pekan.

Serangan dibatalkan atas permintaan sekutu

Trump menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah menerima permintaan dari sejumlah negara sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk. Negara-negara yang disebutnya meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Iran.

"Saya diminta oleh Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Iran. Kami semua sudah siap untuk memulai serangan tepat pada saat ini," kata Trump dilansir dari abcnews.

"Kami semua sudah siap. Tetapi ketika sekutu meminta untuk membatalkannya, Anda harus mengatakan, baiklah, mari kita lihat," lanjutnya.

Pembahasan mencakup Selat Hormuz dan denuklirisasi

Trump menilai peluang tercapainya kesepakatan kini semakin terbuka. Menurutnya, agenda perundingan akan membahas sejumlah isu penting, termasuk Selat Hormuz serta denuklirisasi Iran.

"Kesepakatan itu sudah dekat, berkaitan dengan Selat Hormuz, dan juga, pada akhirnya, denuklirisasi Iran," ujarnya.

AS tetap siaga mengambil tindakan

Meski optimistis terhadap jalannya perundingan, Trump menegaskan Amerika Serikat tetap mempertahankan kesiapan militernya.

Ia mengatakan AS "siap beraksi" kapan saja apabila nantinya diputuskan untuk melanjutkan rencana serangan terhadap Iran.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |