Redaksi Pewarta.co.id
Kamis, Maret 12, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Video Notrisaa Blunder Viral Lagi! Ternyata Ini Fakta Sebenarnya yang Bikin Linknya Diburu Netizen |
PEWARTA.CO.ID — Nama kreator konten populer Notrisaa kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pada Selasa (3/3/2026), kata kunci “Notrisaa Blunder” tiba-tiba melonjak dan menduduki daftar pencarian teratas di sejumlah mesin pencari.
Fenomena tersebut membuat banyak warganet penasaran dan berlomba mencari tautan video yang disebut-sebut berkaitan dengan sang TikToker. Namun setelah ditelusuri, fakta di balik viralnya istilah tersebut ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.
Alih-alih peristiwa baru, video yang ramai dibicarakan justru diduga merupakan rekaman lama yang kembali diangkat ke permukaan oleh pihak tak bertanggung jawab.
MASIH TERKAIT!
Viral Video Live Notrisaa Blunder hingga Banyak Dicari Netizen, Berikut Profil Singkatnya
Fenomena bangkitnya konten lama di era algoritma
Berdasarkan penelusuran yang beredar di berbagai platform digital, video yang dikaitkan dengan istilah “Notrisaa blunder viral” diduga merupakan potongan siaran langsung yang direkam sekitar dua tahun lalu.
Cuplikan tersebut memperlihatkan Notrisaa tengah berinteraksi dengan para pengikutnya dalam sebuah sesi live streaming. Dalam momen itu, ia tampak mengenakan piyama longgar saat sedang bersantai.
Penampilan santai tersebut kemudian memicu spekulasi warganet mengenai kemungkinan terjadinya wardrobe malfunction atau kesalahan busana yang tidak disengaja. Situasi ini kemudian dipelintir dan diperbincangkan secara luas hingga menimbulkan berbagai asumsi.
Menariknya, hingga kini belum ada kepastian mengenai platform tempat siaran langsung tersebut berlangsung. Sebagian warganet menyebut TikTok, sementara yang lain mengaitkannya dengan Instagram maupun aplikasi live streaming lain.
Perbedaan informasi tersebut memperlihatkan bagaimana konten lama dapat kembali viral dan berubah narasi dengan sangat cepat di era algoritma media sosial.
Anatomi ‘blunder’ dan eksploitasi digital
Di dunia internet, istilah “blunder” sering digunakan untuk menggambarkan momen ketidaksengajaan yang membuat sisi privat seseorang terekspos ke publik.
Namun dalam banyak kasus, momen tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menarik perhatian sekaligus meraih keuntungan dari trafik internet.
Ada beberapa pola penyebaran konten viral yang perlu diwaspadai oleh pengguna media sosial.
Pertama adalah praktik rekaman ilegal. Dalam situasi ini, oknum sengaja merekam layar ketika seseorang sedang melakukan siaran langsung dengan tujuan mencari celah kesalahan atau momen sensitif.
Kedua, munculnya akun-akun clickbait yang memanfaatkan rasa penasaran publik. Biasanya akun semacam ini menawarkan “versi lengkap” atau “link tanpa sensor” untuk menarik klik dari pengguna internet.
Ketiga, jebakan siber yang berpotensi merugikan pengguna. Banyak tautan yang disebarkan sebenarnya mengarah ke situs perjudian online, halaman phishing untuk mencuri data pribadi, hingga situs yang mengandung malware berbahaya.
Praktik semacam ini menjadi salah satu modus yang sering digunakan dalam fenomena viral di dunia digital.
Mengenal sisi lain Notrisaa
Di balik kehebohan yang sedang terjadi, Notrisaa sebenarnya dikenal sebagai salah satu kreator konten yang memiliki pengaruh besar di dunia kreatif digital.
Ia memiliki basis pengikut yang cukup besar di TikTok, yakni sekitar 1,8 juta followers. Kontennya banyak dikenal karena membahas seputar dunia makeup artist, kecantikan, hingga tren fashion.
Selain aktif di industri kreatif digital, Notrisaa juga memiliki hobi yang cukup unik dan menantang, yakni freediving.
Freediving merupakan olahraga menyelam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan. Aktivitas ini membutuhkan disiplin tinggi, kontrol pernapasan yang kuat, serta keberanian saat berada di bawah laut.
Hobi tersebut menunjukkan sisi lain dari sosok Notrisaa yang jarang diketahui publik, yakni kegemaran terhadap aktivitas ekstrem sekaligus kecintaannya pada olahraga laut.
Edukasi bagi warganet: Pentingnya literasi digital
Viralnya kembali video lama yang dikaitkan dengan Notrisaa juga menjadi pengingat penting tentang literasi digital di era media sosial.
Rasa penasaran terhadap konten sensitif sering kali dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menyebarkan tautan berbahaya atau informasi yang tidak jelas kebenarannya.
Karena itu, pengguna internet diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi tren viral, terutama yang berkaitan dengan privasi seseorang.
Tidak ikut menyebarkan ataupun mencari konten sensitif menjadi salah satu langkah paling aman untuk melindungi diri dari risiko penipuan digital maupun kejahatan siber.
Di tengah derasnya arus informasi di internet, kesadaran dan kehati-hatian pengguna menjadi kunci penting agar tidak terjebak dalam praktik eksploitasi konten viral yang merugikan banyak pihak.



















































