Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu Usai Iran Sepakat Buka Akses Selat Hormuz

14 hours ago 13

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, April 08, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu Usai Iran Sepakat Buka Akses Selat Hormuz
Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu Usai Iran Sepakat Buka Akses Selat Hormuz

PEWARTA.CO.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan mengumumkan penangguhan serangan militer terhadap Iran dan menggantinya dengan gencatan senjata sementara selama dua minggu. Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan terkait pembukaan kembali jalur strategis Selat Hormuz.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump pada Selasa malam, 7 April 2026, hanya beberapa jam sebelum rencana serangan militer dilaksanakan. Lewat platform Truth Social miliknya, Trump memastikan bahwa operasi militer yang sebelumnya direncanakan dibatalkan.

Langkah ini sekaligus meredam kekhawatiran global, menyusul pernyataan keras Trump sebelumnya yang mengancam kehancuran besar jika Iran tidak memenuhi tuntutan Washington.

Kesepakatan bersyarat buka Selat Hormuz

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa keputusan menunda serangan tidak lepas dari peran mediasi Pakistan. Ia menyebut komunikasi dengan pejabat tinggi Pakistan menjadi faktor penting dalam meredakan ketegangan.

“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir, dari Pakistan, dan di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan penghancur yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan seluler, segera, dan aman Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump melansir Aljazeera, Rabu (8/4/2026).

Pesan tersebut diunggah sekitar pukul 18.32 waktu AS bagian Timur, atau kurang dari satu setengah jam sebelum tenggat serangan yang sebelumnya ditetapkan pada pukul 20.00.

Iran konfirmasi kesepakatan sementara

Tak lama setelah pernyataan Trump, pihak Iran memberikan respons resmi. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa kesepakatan sementara memang telah dicapai antara kedua pihak.

“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kita yang Perkasa akan menghentikan operasi pertahanan mereka,” tulis Araghchi .

Ia juga menjelaskan bahwa selama masa gencatan senjata, akses melalui Selat Hormuz akan kembali dibuka dengan pengawasan dan koordinasi ketat.

“Selama dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” imbuhnya.

Peran Pakistan dan peluang perpanjangan

Selain itu, Araghchi turut menyampaikan apresiasi kepada Pakistan yang telah berperan dalam upaya diplomasi di saat-saat krusial menjelang serangan.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memberi sinyal bahwa gencatan senjata ini berpotensi diperpanjang. Hal tersebut bergantung pada hasil negosiasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Rencananya, pembicaraan berikutnya antara pihak-pihak terkait akan digelar di Islamabad dalam beberapa pekan ke depan, membuka peluang tercapainya solusi yang lebih permanen atas konflik yang memanas tersebut.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |