HUT ke-81 RI di Cilegon menjadi momentum bagi Wali Kota Robinsar mengajak warga mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, kolaborasi, dan pengabdian.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Jumat, Agustus 21, 2026
![]() |
| Wali Kota Cilegon Robinsar menjadi pembina Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kota Cilegon. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Cilegon, Senin (17/8/2026), menjadi momentum bagi Wali Kota Cilegon Robinsar untuk mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata dan pengabdian.
Robinsar yang bertindak sebagai pembina upacara menekankan bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita tersebut melalui pembangunan dan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Kemerdekaan lahir dari perjuangan, pengorbanan dan semangat para pahlawan yang rela memberikan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara,” ujar Robinsar.
Menurut Robinsar, bentuk perjuangan pada masa kini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu para pahlawan mengangkat senjata, kini masyarakat dapat meneruskan perjuangan melalui pekerjaan, pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan publik.
“Kalau dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Kita harus bekerja, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pembangunan harus dirasakan masyarakat
Robinsar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk menjalankan pembangunan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Ia meminta jajaran pemerintah tidak berhenti pada penyelesaian program secara administratif. Menurutnya, keberhasilan pemerintah harus dilihat dari seberapa besar manfaat kebijakan dan pembangunan benar-benar dirasakan warga.
“Pembangunan yang kita lakukan harus bermuara kepada masyarakat. Jangan sampai apa yang kita kerjakan hanya selesai secara administrasi, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Ukuran keberhasilan pemerintah adalah ketika masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Semangat pengabdian itu juga ditujukan kepada aparatur Pemerintah Kota Cilegon. Robinsar meminta ASN dan seluruh jajaran meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh ASN dan jajaran Pemerintah Kota Cilegon untuk terus meningkatkan kinerja. Layani masyarakat dengan baik, dengan hati dan dengan penuh tanggung jawab. Jadikan jabatan dan pekerjaan kita sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Robinsar ajak semua elemen bangun Cilegon
Dalam sambutannya, Robinsar menyebut pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah, menurut dia, tidak dapat menghadapi seluruh tantangan pembangunan tanpa dukungan masyarakat dan elemen lainnya.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, akademisi, pemuda, tokoh agama dan seluruh elemen yang ada di Kota Cilegon. Mari kita bangun Cilegon secara bersama-sama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan gotong royong. Perbedaan diharapkan tidak menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun daerah.
“Jangan sampai perbedaan menjadi penghalang bagi kita untuk maju. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan. Mari kita jaga persatuan, kita perkuat gotong royong dan kita bangun rasa memiliki terhadap Kota Cilegon,” ujarnya.
Robinsar berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk bangkit, bergerak, bekerja bersama, serta menghasilkan karya dan prestasi.
Peran generasi muda dan pendidikan
Perhatian juga diberikan kepada generasi muda Cilegon. Robinsar mendorong anak-anak muda meningkatkan kemampuan, kreativitas, serta keberanian menghadapi perubahan zaman dengan memanfaatkan teknologi.
“Anak-anak muda Cilegon harus memiliki semangat untuk maju. Tingkatkan kemampuan, manfaatkan teknologi dan terus berkarya. Masa depan Cilegon dan Indonesia ada di tangan generasi muda,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menambahkan bahwa mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Mengisi kemerdekaan menurut saya dari hal kecil saja bisa memberikan kontribusi. Tidak hanya merayakan pada saat 17 Agustus, tapi menaruh merah putih itu ke mana pun kita berada, setiap ke mana pun melangkah, dan memberikan rasa cinta tanpa syarat kepada bangsa dan negara ini,” ujar Fajar.
Ia menilai semangat cinta terhadap Indonesia seharusnya tidak hanya muncul ketika peringatan 17 Agustus. Nilai tersebut perlu dibawa dalam aktivitas sehari-hari, di mana pun masyarakat berada dan apa pun pekerjaan yang dilakukan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Cilegon Syaeful Bahri mengapresiasi pesan Robinsar dalam upacara tersebut. Ia mengajak pemerintah, dunia usaha terutama industri di Cilegon, tokoh masyarakat, pendidik, ulama, pemuda, dan berbagai elemen lainnya membangun daerah secara bersama-sama.
“Jadikan Cilegon rumah kita bersama yang saling mensupport, saling mendukung. Karena membangun Cilegon bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Syaeful juga menyoroti pendidikan sebagai bagian penting dalam membangun Cilegon yang unggul dan berdaya saing. Ia mendorong semangat Cilegon Juara diwujudkan melalui gerakan “Cilegon Mendidik, Sedanten Terdidik”.
“Kita ingin Cilegon menjadi rumah yang nyaman untuk melaksanakan hidup, baik sebagai bangsa, bernegara, sebagai warga agama maupun sebagai warga sosial masyarakat,” ujarnya.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kota Cilegon turut dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon, unsur Forkopimda, Plt. Sekda, para asisten daerah, pejabat eselon II Pemkot Cilegon, Ketua TP PKK, Ketua GOW, pegawai pemerintah, veteran pejuang, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kota Cilegon.



















































