Harga beras, cabai, minyak goreng, dan bawang naik hari ini. Cek daftar harga pangan terbaru, termasuk daging, gula, serta telur ayam ras.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Senin, Juli 06, 2026
![]() |
| Harga Beras, Cabai, dan Minyak Goreng Kompak Naik, Simak Daftar Harga Pangan Terbaru Hari Ini |
PEWARTA.CO.ID — Harga sejumlah bahan pangan kembali menunjukkan tren kenaikan. Komoditas seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, daging, hingga telur ayam ras tercatat mengalami peningkatan harga berdasarkan pemantauan terbaru.
Kenaikan tersebut terlihat pada berbagai jenis kebutuhan pokok yang umum dikonsumsi masyarakat. Beras dari berbagai kualitas, aneka cabai, serta minyak goreng menjadi beberapa komoditas yang mengalami penyesuaian harga.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia pada Senin (6/7/2026) pukul 09.30 WIB mencatat sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya.
Harga bawang dan beras mengalami kenaikan
Untuk kelompok bawang, harga bawang merah tercatat naik 25,73 persen menjadi Rp62.050 per kilogram.
Sementara itu, bawang putih juga mengalami kenaikan sebesar 21,48 persen sehingga dibanderol Rp53.450 per kilogram.
Pada komoditas beras, hampir seluruh kategori mengalami peningkatan harga.
Beras kualitas bawah I naik 11,56 persen menjadi Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 13,45 persen menjadi Rp16.450 per kilogram.
Beras kualitas medium I kini berada di angka Rp17.600 per kilogram setelah naik 7,65 persen. Beras kualitas medium II juga mengalami kenaikan 11,8 persen menjadi Rp18.000 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I naik 13,92 persen menjadi Rp20.050 per kilogram. Adapun beras kualitas super II meningkat 8,19 persen menjadi Rp18.500 per kilogram.
Cabai merah hingga cabai rawit ikut merangkak naik
Harga cabai juga menunjukkan tren kenaikan di berbagai jenis.
Cabai merah besar tercatat naik 22,07 persen menjadi Rp63.600 per kilogram.
Kemudian, cabai merah keriting mengalami kenaikan 17,11 persen menjadi Rp61.250 per kilogram.
Untuk cabai rawit hijau, harga naik 12,45 persen menjadi Rp56.900 per kilogram.
Sementara cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan cukup tinggi, yakni 22,78 persen hingga mencapai Rp80.050 per kilogram.
Daging, gula, minyak goreng, dan telur juga naik
Selain sayuran dan beras, sejumlah komoditas pangan lainnya turut mengalami kenaikan harga.
Harga daging ayam ras segar naik 14,61 persen menjadi Rp42.350 per kilogram.
Daging sapi kualitas I meningkat tipis sebesar 0,53 persen menjadi Rp150.850 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II naik 2,87 persen menjadi Rp145.000 per kilogram.
Pada komoditas gula, gula pasir kualitas premium tercatat naik 13,79 persen menjadi Rp23.100 per kilogram. Sementara gula pasir lokal mengalami kenaikan 9,71 persen menjadi Rp20.900 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng curah naik 5,6 persen menjadi Rp21.700 per liter.
Sementara minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 7,22 persen menjadi Rp26.000 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek II naik 2,35 persen menjadi Rp23.950 per liter.
Di sisi lain, harga telur ayam ras segar ikut mengalami kenaikan sebesar 9,34 persen menjadi Rp32.200 per kilogram.
Berdasarkan data terbaru PIHPS Bank Indonesia, kenaikan harga masih terjadi pada berbagai komoditas pangan utama, mulai dari beras, bawang, cabai, minyak goreng, daging, gula, hingga telur ayam ras. Masyarakat dapat memantau perkembangan harga pangan secara berkala sebagai acuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.



















































