Gema Sholawat Haddad Alwi di Banjarbaru diikuti ribuan warga untuk merayakan HUT RI dengan sholawat dan doa bersama.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Senin, Agustus 24, 2026
![]() |
| Haddad Alwi mengajak masyarakat Banjarbaru bersholawat dan berdoa bersama dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Dok. RRI) |
PEWARTA.CO.ID — Ribuan warga memadati Lapangan dr. Murdjani Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk mengikuti Gema Sholawat bersama Haddad Alwi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
Masyarakat mulai berdatangan sejak sore dan memenuhi kawasan depan Balai Kota Banjarbaru. Mereka datang bersama keluarga maupun teman untuk mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Menjaga dan Menjalin Semangat Persatuan”.
Kehadiran Haddad Alwi membuat suasana perayaan kemerdekaan malam itu berlangsung lebih religius. Warga tidak hanya mengikuti lantunan sholawat, tetapi juga diajak memanjatkan doa untuk Banjarbaru dan Indonesia.
Sholawat dan doa untuk Banjarbaru
Rangkaian acara diawali penampilan Radicta Band yang membawakan sejumlah lagu religi populer. Setelah itu, suasana menjadi lebih khidmat ketika Haddad Alwi tampil dan mengajak ribuan warga bersholawat bersama.
Doa bersama menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Masyarakat berharap Banjarbaru dan Indonesia senantiasa diberikan ketenteraman, keselamatan, serta kesejahteraan.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Haddad Alwi kemudian mengajak Erna Lisa Halaby dan jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru naik ke panggung untuk bersholawat bersama masyarakat. Momen itu semakin memperkuat suasana kebersamaan dalam perayaan HUT RI.
Bagi sejumlah warga, Gema Sholawat memberikan pengalaman berbeda dalam memperingati kemerdekaan. Nabila, salah seorang peserta, mengatakan dirinya datang bersama teman-temannya sekitar pukul 20.00 Wita untuk menikmati acara sekaligus mengikuti sholawat dan doa bersama.
“Kami datang sekitar pukul 20.00 Wita bersama teman-teman. Suasananya berbeda karena kami bisa bersholawat dan berdoa bersama,” ujarnya.
Nia menilai kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarwarga. Menurutnya, kebersamaan dalam acara dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan solidaritas.
“Menurut saya, kegiatan seperti ini bisa mempererat persaudaraan dan meningkatkan solidaritas,” katanya.
Sementara itu, Adel mengaku paling terkesan ketika seluruh masyarakat bersama-sama berdoa untuk Banjarbaru dan Indonesia. Ia menilai suasana tersebut terasa menyentuh karena warga berkumpul dengan harapan yang sama.
“Yang paling terasa bagi saya saat kami berdoa bersama untuk kebaikan Banjarbaru dan Indonesia. Suasananya menyentuh karena banyak masyarakat berkumpul dengan harapan yang sama,” katanya.



















































