Redaksi Pewarta.co.id
Selasa, Mei 05, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Jangkau Lebih dari 80 Persen Desa di Indonesia |
PEWARTA.CO.ID — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat layanan keuangan berbasis kemitraan melalui jaringan BRILink Agen yang kini semakin luas menjangkau masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen tercatat telah menembus lebih dari 1,18 juta agen. Seluruh agen tersebut tersebar di 66.450 desa atau telah mencakup lebih dari 80 persen desa di Indonesia.
Ekspansi jaringan tersebut mempertegas posisi BRILink Agen sebagai salah satu sarana layanan keuangan masyarakat yang hadir langsung hingga tingkat desa. Kehadirannya juga dinilai mampu mempermudah akses transaksi keuangan bagi masyarakat tanpa harus datang ke kantor cabang bank.
Sepanjang Triwulan I 2026, BRILink Agen membukukan volume transaksi sebesar Rp420 triliun. Nilai tersebut menunjukkan tingginya aktivitas transaksi masyarakat melalui jaringan agen BRILink sekaligus menjadi salah satu kontributor fee based income (FBI) BRI yang mencapai Rp459 miliar.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan BRILink Agen menjadi salah satu kanal penting bagi BRI dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah.
“BRILink Agen menjadi salah satu andalan BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah. Jaringan ini menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh masyarakat dan mempercepat proses transaksi, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. Peran tersebut menempatkan BRILink Agen sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Selain memperluas akses layanan transaksi, keberadaan BRILink Agen juga berkontribusi terhadap penghimpunan dana murah atau current account saving account (CASA). Tercatat, saldo CASA rata-rata harian yang dihimpun melalui jaringan ini mencapai Rp30 triliun atau tumbuh 18,37 persen secara year on year (yoy).
Kinerja positif juga terlihat dari penyaluran dana talangan melalui BRILink Agen. Hingga Triwulan I 2026, nilai penyalurannya meningkat 33,29 persen yoy, dari sebelumnya Rp5,4 triliun menjadi Rp7,2 triliun.
Akhmad menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa BRILink Agen kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi keuangan, tetapi juga telah menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
“Pencapaian di atas semakin membuktikan peran BRILink Agen kini tidak hanya melayani kebutuhan transaksi keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat. Ini menegaskan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, memperluas akses, serta memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Akhmad.
Beragam layanan transaksi juga tersedia melalui BRILink Agen. Masyarakat dapat melakukan transfer uang, pembayaran tagihan dan cicilan, hingga pembelian produk digital seperti pulsa serta paket data.
Selain itu, layanan top up uang elektronik dan dompet digital juga dapat diakses melalui jaringan agen tersebut. BRILink Agen turut menyediakan fasilitas setor tunai dan tarik tunai guna mendukung kebutuhan transaksi harian masyarakat di berbagai daerah.
(ADV)



















































