PPIH Arab Saudi Daker Makkah Apresiasi Seluruh Petugas Haji 2026, Layanan Dinilai Sukses

12 hours ago 8

PPIH Arab Saudi Daker Makkah apresiasi Seluruh Petugas Haji 2026, Layanan Dinilai Sukses setelah kepulangan jemaah hampir rampung di Makkah Indonesia.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Senin, Juni 22, 2026

PPIH Arab Saudi Daker Makkah Apresiasi Seluruh Petugas Haji 2026, Layanan Dinilai Sukses
PPIH Arab Saudi Daker Makkah Apresiasi Seluruh Petugas Haji 2026, Layanan Dinilai Sukses

PEWARTA.CO.ID — Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kembali mendapat sorotan positif setelah jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Arab Saudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras melayani jemaah selama musim haji tahun ini.

Kinerja para petugas dinilai menjadi salah satu faktor penting suksesnya layanan haji di berbagai sektor.

Apresiasi atas kerja petugas haji

Ucapan terima kasih secara resmi disampaikan oleh Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, dalam acara tasyakuran yang digelar di Hotel Al Hidayah Tower, Aziziyah, Makkah, pada Sabtu malam (20/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa keberhasilan operasional haji tidak lepas dari kerja sama seluruh unsur petugas di lapangan.

"Kami dari Daker Makkah mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua Bapak Ibu semua di sektor-sektor, termasuk sektor khusus dan KKHI, serta Kantor Kesehatan Haji Indonesia," kata Ihsan.

Jumlah petugas meningkat signifikan

Ihsan juga mengungkapkan bahwa jumlah petugas yang bertugas pada musim haji tahun ini mengalami peningkatan cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu jumlahnya sekitar 1.100 orang, maka pada 2026 ini mencapai sekitar 1.700 petugas khusus di wilayah kerja Makkah.

Menurutnya, peningkatan ini turut mendukung kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah di berbagai lini.

Ia pun berharap para petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi tetap mendapat kesempatan untuk kembali melayani pada musim haji mendatang.

"Mudah-mudahan Bapak Ibu semua, PPIH Arab Saudi Daker Makkah yang sudah bertugas melayani jemaah dengan hati, dengan penuh pelayanan totalitas, kalau Allah menghendaki, mentakdirkan, mungkin nanti akan ditunjuk kembali untuk tahun depan," ujarnya.

Momentum penting di bawah Kemenhaj RI

Tahun ini juga menjadi momen penting karena merupakan pelaksanaan haji pertama di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj RI). Hal ini menjadikan standar pelayanan menjadi perhatian utama di seluruh lini operasional.

Ihsan menegaskan bahwa seluruh petugas diharapkan menjadikan pengalaman tahun ini sebagai fondasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik di masa depan.

Ia juga menyampaikan doa bagi para petugas yang telah menyelesaikan masa tugas dan kembali ke Tanah Air.

"Mudah-mudahan semuanya sehat, selamat sampai tujuan, dan menjadi haji mabrur," katanya.

Proses kepulangan jemaah hampir tuntas

Dari sisi operasional, Ihsan menjelaskan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan haji berjalan lancar sejak kedatangan hingga pemulangan jemaah.

Proses pemberangkatan gelombang kedua melalui Bandara Jeddah telah berakhir pada 16 Juni 2026. Sementara itu, pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah hingga Sabtu tercatat telah mencapai 86.592 orang.

Masih terdapat tiga kloter terakhir yang dijadwalkan berangkat pada 21–22 Juni 2026.

Layanan hotel dan konsumsi berjalan optimal

Dalam aspek akomodasi, jemaah haji ditempatkan di 177 hotel yang tersebar di lima wilayah dan 10 sektor di Makkah. Saat ini, hanya tersisa sekitar 31 hotel yang masih dihuni jemaah, dan diperkirakan seluruhnya akan kosong pada awal pekan depan.

Sementara itu, layanan konsumsi menjadi salah satu aspek paling besar selama operasional berlangsung. Tercatat sebanyak 15.866.621 boks makanan telah didistribusikan kepada jemaah selama di Makkah.

Transportasi dan layanan digital semakin terintegrasi

Di sektor transportasi, PPIH mengembangkan sistem command and control untuk memantau pergerakan armada secara real time. Sistem ini membantu mengatur mobilitas jemaah dalam berbagai fase perjalanan, termasuk pergerakan Armuzna.

Pada layanan digital Nusuk, distribusi kartu jemaah kini dilakukan lebih cepat melalui ekosistem digital yang telah terintegrasi. Koordinasi dengan pihak syarikah juga terus diperkuat untuk mengantisipasi kendala di lapangan.

Layanan ibadah dan perhatian untuk lansia

Di bidang bimbingan ibadah, program pembayaran dam melalui skema Adahi mengalami peningkatan signifikan. Sekitar 135.000 jemaah tercatat telah menyalurkan dam melalui program tersebut.

Petugas juga aktif memberikan pendampingan ibadah di setiap sektor, termasuk edukasi langsung kepada jemaah agar pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat.

Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas, termasuk penyediaan kursi roda serta pendampingan intensif.

Salah satu program yang kembali berjalan adalah Safari Wukuf Lansia, yang memungkinkan jemaah berisiko tinggi tetap bisa mengikuti puncak ibadah haji.

"Nah, Safari Wukuf Lansia. Alhamdulillah berjalan sukses," kata Ihsan.

Dengan hampir rampungnya seluruh rangkaian layanan, PPIH Arab Saudi Daker Makkah berharap capaian tahun ini dapat menjadi pijakan untuk peningkatan kualitas layanan haji pada tahun-tahun berikutnya, baik dari sisi teknis maupun pelayanan langsung kepada jemaah.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |