Redaksi Pewarta.co.id
Kamis, April 23, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Chelsea Pecat Liam Rosenior: Cesc Fabregas Jadi Kandidat Kuat Pengganti, Como 1907 Tak Gentar |
PEWARTA.CO.ID — Keputusan Chelsea untuk mengakhiri kerja sama dengan Liam Rosenior mulai memunculkan efek domino di bursa pelatih Eropa. Salah satu klub yang ikut terseret dalam dinamika ini adalah Como 1907, yang berpotensi kehilangan sosok pelatihnya, Cesc Fabregas.
Langkah Chelsea tersebut diumumkan pada Rabu malam, 22 April 2026 WIB. Rosenior harus angkat kaki dari kursi pelatih setelah tim berjuluk The Blues itu mengalami serangkaian hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.
Cari pelatih baru
Sebagai solusi jangka pendek, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga kompetisi musim ini berakhir. Sementara itu, manajemen klub disebut akan fokus mencari pelatih permanen pada bursa musim panas 2026.
Dalam daftar kandidat yang beredar, nama Cesc Fabregas mencuat sebagai salah satu opsi menarik. Pelatih asal Spanyol tersebut tengah menunjukkan performa impresif bersama Como 1907 di kompetisi Italia.
Koneksi Fabregas dengan Chelsea menjadi nilai tambah tersendiri. Ia pernah membela klub London Barat itu dalam kurun waktu 2014 hingga 2019. Pengalaman tersebut dinilai bisa menjadi modal kuat jika kembali ke Stamford Bridge, kali ini sebagai pelatih.
Utang budi
Selain Chelsea, Fabregas juga punya sejarah panjang di London bersama Arsenal pada periode 2003 hingga 2011. Kombinasi pengalaman dan pemahamannya terhadap kultur sepak bola Inggris membuatnya semakin dilirik sebagai kandidat potensial.
Meski demikian, Como 1907 tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan terkait rumor ketertarikan klub-klub besar terhadap Fabregas. Direktur klub, Carlalberto Ludi, menegaskan bahwa pihaknya tetap optimistis sang pelatih akan bertahan.
“Cesc adalah pilar (penting) kami yang menjadi orbit kami. Saya pernah mengatakan dia adalah seorang fenomena, dia memiliki ambisi dan rasa lapar yang belum pernah saya lihat sebelumnya,” papar Ludi, dikutip dari Football Italia, Kamis (23/4/2026).
“Kami berutang banyak kepadanya. Kami saling terhubung dalam banyak hal, dari sisi kultur, dan juga target. Saya yakin kami akan tetap bersama untuk jangka waktu yang lama, karena kami berutang kepadanya, dan dia juga berutang kepada Como,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara Fabregas dan Como 1907, baik dari sisi profesional maupun emosional.
Persaingan klub besar
Chelsea bukan satu-satunya klub yang tertarik menggunakan jasa Fabregas. Pada akhir musim lalu, Inter Milan juga dikabarkan sempat mencoba mendatangkannya ke Stadion Giuseppe Meazza.
Selain itu, peluang lain juga bisa datang dari Spanyol. Real Madrid berpotensi membuka kursi pelatih jika memutuskan berpisah dengan Alvaro Arbeloa. Situasi ini membuat masa depan Fabregas semakin menarik untuk disimak.
Dengan berbagai opsi yang terbuka, keputusan Fabregas pada musim panas mendatang diprediksi akan menjadi salah satu saga penting dalam bursa transfer pelatih Eropa.



















































