Hari Kartini 2026, PAUD Cahaya Permata Abadi Gelar Pentas Seni 'Kartini Bercerita' di BNS

19 hours ago 17

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, April 22, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Hari Kartini 2026, PAUD Cahaya Permata Abadi Gelar Pentas Seni 'Kartini Bercerita' di BNS
Kemeriahan acara "Kartini Bercerita 2026" yang digelar di BNS, Selasa (21/4). (Dok. Pewarta.co.id/Bram Edo)

PEWARTA.CO.ID — Peringatan Hari Kartini 2026 dirayakan dengan penuh semangat oleh PAUD Cahaya Permata Abadi (CPA) melalui gelaran pentas seni bertajuk “Kartini Bercerita 2026” di area Garden Food Court Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, Jawa Timur, pada Selasa (21/4/2026).

Puluhan siswa-siswi tampil memukau dalam acara yang menjadi agenda tahunan sekolah tersebut.

Sejak siang hari, suasana lokasi dipadati orangtua dan pengunjung yang antusias menyaksikan penampilan anak-anak di atas panggung.

Kepala Sekolah PAUD Cahaya Permata Abadi, Anggun Abadiany, mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah bagi para murid untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.

”Ini adalah panggung mereka. Ide dan gagasan kegiatan ini datang langsung dari para guru yang sudah direncanakan sejak awal tahun pembelajaran. Kami ingin melihat hasil dari proses latihan anak-anak selama ini,” kata Anggun saat diwawancarai reporter Pewarta melalui siaran langsung streaming di YouTube Pewarta Network.

Menurutnya, tema “Kartini Bercerita” dipilih untuk menanamkan nilai perjuangan sekaligus memberikan ruang apresiasi terhadap kreativitas anak-anak.

Beragam penampilan disuguhkan dalam pentas seni tersebut, mulai dari drama berbahasa Indonesia dan Inggris, tari tradisional, permainan piano, hingga olah vokal.

”Harapannya anak-anak lebih percaya diri, bisa bermasyarakat, menghargai orang lain, dan melatih kedisiplinan sejak dini,” ujarnya.

Digelar di BNS, dukung UMKM lokal

Berbeda dari biasanya, peringatan Hari Kartini tahun ini tidak dilaksanakan di lingkungan sekolah, melainkan di kawasan wisata BNS.

Langkah ini diambil sebagai upaya memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

”Dengan kami mengadakan acara di sini, secara otomatis orang tua dan pengunjung bisa berbelanja di lapak-lapak UMKM yang ada di area ini. Kami ingin turut serta memberdayakan ekonomi lokal,” tegas Anggun.

Dukungan yayasan dan peran guru

siaran langsung Kartini Bercerita 2026 yang disiarkan di channel YouTube Pewarta Network
Tangkapan layar siaran langsung "Kartini Bercerita 2026" yang disiarkan di channel YouTube Pewarta Network. (Dok. Ist)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Cahaya Permata Abadi, Yuni Shara, turut hadir dalam acara Kartini Bercerita 2026 ini.

Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya pentas seni yang dinilai mampu menjadi sarana pengembangan potensi anak.

”Anak-anak CPA ini memang luar biasa dan punya kemauan keras. Mereka sangat senang dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari seni hingga kegiatan tentang alam,” ujar Yuni Shara saat ditemui di sela-sela acara.

Ia juga menegaskan pentingnya peran guru dalam proses pendidikan anak usia dini. Menurutnya, dedikasi dan kesabaran tenaga pendidik menjadi kunci dalam membentuk karakter siswa.

”Hari ini temanya ‘Kartini Bercerita’. Ini menjadi ajang apresiasi bagi anak-anak untuk tampil di muka umum. Biasanya pentas seni seperti ini adalah waktunya mereka ‘unjuk gigi’, memperlihatkan apa yang sudah mereka pelajari dan bagaimana mereka bertumbuh,” tambahnya.

Harapan untuk generasi masa depan

Melalui momentum Hari Kartini 2026, pihak yayasan berharap sekolah dapat terus menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak dalam mengeksplorasi potensi diri.

”Harapan saya, pertama anak-anak sehat selalu. Kedua, mereka bisa terus bergembira melakukan semua kegiatan di sekolah. Sore ini adalah momen mereka memamerkan hasil latihan selama ini kepada orang tua dan semua tamu yang hadir. Semoga semuanya lancar,” pungkasnya.

Acara berlangsung meriah dengan kehadiran wali murid, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batu, serta tokoh masyarakat.

Pentas “Kartini Bercerita” pun menjadi gambaran semangat emansipasi yang diwujudkan melalui kreativitas dan keberanian anak-anak sejak usia dini.

Reporter: Dimas Sulistyo

Editor: Bram Edo

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |