Redaksi Pewarta.co.id
Selasa, April 21, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Harga Emas Antam 21 April 2026: Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp2,88 Juta per Gram |
PEWARTA.CO.ID — Harga emas Antam hari ini kembali menunjukkan tren penguatan setelah sempat mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya.
Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk tersebut kini dibanderol Rp2.880.000 per gram, atau naik Rp40.000 dibandingkan harga sebelumnya.
Kenaikan harga jual ini juga diikuti oleh peningkatan harga buyback, yaitu nilai yang diterima pemilik emas saat menjual kembali. Harga buyback emas Antam hari ini tercatat naik Rp50.000 menjadi Rp2.690.000 per gram.
Harga tersebut berlaku untuk transaksi di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta. Meski demikian, berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, beberapa produk emas saat ini masih belum tersedia atau mengalami kekosongan stok.
Ketentuan pajak pembelian emas Antam
Dalam transaksi pembelian emas batangan, pemerintah telah menetapkan kebijakan perpajakan terbaru. Saat ini, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dikenakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022. Artinya, nilai PPN tidak dimasukkan dalam total harga pembelian emas.
Namun demikian, pembelian emas tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen. Ketentuan ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. Nantinya, bukti potong PPh 22 akan diterbitkan langsung oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) sebagai pihak penjual.
Daftar harga emas Antam 21 April 2026
Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan per Selasa (21/4/2026), mengacu pada laman resmi Logam Mulia:
- Emas 0,5 gram: Rp1.490.000
- Emas 1 gram: Rp2.880.000
- Emas 2 gram: Rp5.710.000
- Emas 3 gram: Rp8.547.000
- Emas 5 gram: Rp14.215.000
- Emas 10 gram: Rp28.350.000
- Emas 25 gram: Rp70.710.000
- Emas 50 gram: Rp141.255.000
- Emas 100 gram: Rp282.360.000
- Emas 250 gram: Rp705.590.000
- Emas 500 gram: Rp1.410.900.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.820.600.000
Kenaikan harga emas ini menjadi perhatian pelaku pasar maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Pergerakan harga yang fluktuatif tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk kondisi ekonomi dan nilai tukar mata uang.



















































