135.872 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air, Proses Pemulangan Terus Berjalan

14 hours ago 11

135.872 jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air, proses pemulangan jemaah haji terus berjalan dengan aman hingga gelombang berikutnya.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Senin, Juni 22, 2026

135.872 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air, Proses Pemulangan Terus Berjalan
135.872 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air, Proses Pemulangan Terus Berjalan

PEWARTA.CO.ID — Proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebanyak 135.872 jemaah dan petugas haji telah tiba kembali di Tanah Air hingga Minggu (21/6/2026).

Jumlah tersebut mencakup sekitar 66 persen dari keseluruhan jemaah dan petugas haji Indonesia. Data itu menunjukkan bahwa rangkaian pemulangan jemaah haji tahun ini masih berjalan sesuai dengan tahapan yang telah disiapkan.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa proses pemulangan dari Arab Saudi menuju Indonesia berjalan dengan baik. Sebanyak 347 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Indonesia membawa ratusan ribu jemaah dan petugas.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia terus berlangsung dengan baik. Hingga hari ini, sebanyak 347 kloter telah tiba di Tanah Air dengan membawa 134.484 jemaah dan 1.388 petugas. Total kedatangan mencapai 135.872 orang atau sekitar 66 persen,” kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).

Pemulangan jemaah haji gelombang pertama dan kedua

Maria menjelaskan, pemulangan jemaah haji melalui Bandara Jeddah menjadi bagian terbesar dalam gelombang pertama. Hingga saat ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, terdapat 103.687 jemaah dan 1.066 petugas yang telah kembali. Dengan demikian, total kepulangan melalui jalur gelombang pertama mencapai 104.753 orang.

Sementara itu, kepulangan melalui Bandara Madinah yang menjadi bagian dari gelombang kedua juga terus dilakukan. Tercatat ada 87 kloter yang membawa 33.297 jemaah serta 349 petugas.

Total jemaah dan petugas yang telah kembali melalui gelombang kedua mencapai 33.646 orang. Proses ini menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia secara bertahap.

Selain itu, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah masih berlangsung. Perpindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari jadwal layanan jemaah sebelum kembali ke Tanah Air.

"Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 244 kloter telah diberangkatkan dengan membawa 92.861 jemaah dan 976 petugas atau total 93.837 orang," tutur Maria.

Belasan ribu jemaah haji khusus telah pulang

Selain jemaah haji reguler, Kemenhaj juga mencatat jumlah kepulangan jemaah haji khusus. Hingga pendataan terakhir, sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia.

Jumlah tersebut terdiri atas 15.066 jemaah haji khusus dan 736 petugas yang mendampingi selama pelaksanaan ibadah haji.

Kemenhaj memastikan proses pemulangan akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah Indonesia kembali ke Tanah Air. Setiap tahapan perjalanan tetap dikawal oleh petugas agar berjalan tertib.

Pergerakan terakhir dari Makkah menuju Madinah

Maria juga menyampaikan bahwa pemindahan terakhir jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 08.00 waktu Arab Saudi.

Setelah rangkaian perpindahan tersebut selesai, layanan Bus Salawat yang selama ini membantu mobilitas jemaah juga akan dihentikan pada hari yang sama pukul 12.00 waktu Arab Saudi.

“Kami meminta seluruh jemaah yang masih berada di Makkah agar menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan menuju Madinah, mempersiapkan koper dan barang bawaan lebih awal, memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan aman, serta tetap berada dalam koordinasi ketua kloter dan petugas,” kata Maria.

Ia meminta jemaah yang masih berada di Makkah untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan tetap mengikuti arahan dari petugas haji Indonesia.

Menurutnya, persiapan barang bawaan, dokumen perjalanan, serta koordinasi dengan ketua kloter menjadi hal penting agar proses perpindahan berjalan lancar.

Jemaah diminta menjaga kondisi selama di Madinah

Bagi jemaah yang telah berada di Madinah, Kemenhaj mengimbau agar waktu yang tersedia dimanfaatkan dengan baik. Jemaah diharapkan tetap menjalankan ibadah secara tertib sambil menjaga kesehatan tubuh.

Maria mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan aktivitas di luar kemampuan fisik. Kondisi tubuh perlu dijaga karena perjalanan haji membutuhkan stamina yang cukup.

“Pilih aktivitas sesuai kemampuan tubuh, cukup beristirahat, menjaga pola makan dan kebutuhan cairan, serta mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika mengalami keluhan kesehatan atau membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas haji Indonesia,” ujarnya.

Dengan terus berlangsungnya pemulangan jemaah haji Indonesia, Kemenhaj memastikan seluruh rangkaian kepulangan tetap menjadi perhatian utama hingga semua jemaah kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |