Penemuan Uang Palsu di Indonesia Turun Drastis, BI Sebut Kualitas Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

3 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Mei 15, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Penemuan Uang Palsu di Indonesia Turun Drastis, BI Sebut Kualitas Rupiah Makin Sulit Dipalsukan
Penemuan Uang Palsu di Indonesia Turun Drastis, BI Sebut Kualitas Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

PEWARTA.CO.ID — Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa jumlah temuan uang rupiah palsu di Indonesia terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Tren positif tersebut disebut sebagai bukti meningkatnya kualitas serta keamanan uang rupiah yang beredar di masyarakat.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, mengatakan angka penemuan uang palsu pada 2025 kini mendekati level 1 ppm atau piece per million. Artinya, hanya ditemukan sekitar satu lembar uang palsu dari setiap satu juta lembar uang yang beredar.

"Sebelumnya, temuan uang palsu sebanyak 5 ppm atau lima lembar uang palsu per 1 juta uang beredar. Jadi penurunannya luar biasa," kata Ricky, Kamis, 14 Mei 2026.

Kualitas uang rupiah disebut semakin baik

Menurut Ricky, penurunan kasus uang palsu tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi berbagai lembaga dalam upaya pemberantasan peredaran uang palsu di Indonesia.

Selain itu, peningkatan kualitas uang rupiah juga dinilai menjadi faktor utama yang membuat uang kertas Indonesia semakin sulit dipalsukan.

"Selain itu, karena semakin membaiknya kualitas uang rupiah," ucap Ricky.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas tersebut terlihat dari penggunaan bahan uang yang lebih baik, teknologi cetak yang semakin maju, hingga unsur pengaman yang kini lebih modern dibanding sebelumnya.

Tak hanya di dalam negeri, kualitas uang rupiah juga mendapat pengakuan internasional melalui sejumlah penghargaan dunia.

"Sehingga uang rupiah, terutama uang kertasnya semakin mudah dikenali dan sulit dipalsukan," ujarnya.

Rupiah emisi 2022 raih penghargaan internasional

Uang rupiah emisi 2022 menjadi salah satu seri yang mendapat apresiasi di tingkat global. Seri tersebut memperoleh penghargaan Best New Banknote Series dalam ajang Currency Award ke-17 tahun 2023 yang digelar oleh International Association Currency Affairs.

Tak hanya itu, uang pecahan Rp50 ribu emisi 2022 juga kembali meraih penghargaan internasional pada November 2024.

Pecahan tersebut berhasil menempati posisi kedua dunia sebagai uang dengan tingkat keamanan tinggi dan paling sulit dipalsukan.

Uang kertas Rp50 ribu itu bahkan dinobatkan sebagai World Most Secure Currency karena memiliki 17 fitur keamanan canggih versi BestBrokers.

BI tegaskan komitmen berantas uang palsu

Dalam kesempatan yang sama, Ricky menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mendukung pemberantasan uang rupiah palsu di Indonesia.

"Komitmen itu kita wujdukan melalui pemberian klarifikasi atas uang rupiah yang diragukan keasliannya," ujar Ricky.

BI juga melakukan pemeriksaan keaslian uang melalui tenaga ahli maupun pengujian laboratorium untuk memastikan apakah uang yang ditemukan asli atau palsu.

Langkah tersebut dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Mata Uang.

Melalui aturan tersebut, BI memiliki tanggung jawab menjaga keamanan masyarakat dalam melakukan transaksi menggunakan uang rupiah.

Untuk memperkuat pengawasan, BI juga tergabung dalam Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) bersama Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |