Kemnaker Perkuat Pelatihan Penyandang Disabilitas, Siapkan Akses Kerja Lebih Luas ke Dunia Industri

2 days ago 21

Kemnaker memperkuat pelatihan penyandang disabilitas, akses kerja, kompetensi, dan kolaborasi dunia industri agar peluang kerja makin terbuka.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Agustus 07, 2026

kemnaker perkuat pelatihan penyandang disabilitas untuk memperluas akses kerja
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (batik biru) meninjau pelatihan penyandang disabilitas di BPKK Kendari sebagai upaya memperluas akses kerja dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus meningkatkan upaya membuka akses kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas melalui penguatan kompetensi, pelatihan, serta kerja sama dengan dunia usaha. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang semakin inklusif.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/8/2026).

Pelatihan disiapkan sesuai kebutuhan dunia kerja

Dalam kunjungan tersebut, Yassierli meninjau langsung pelaksanaan program pemberdayaan tenaga kerja yang dijalankan BPKK Kendari. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pelatihan bagi penyandang disabilitas sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

Saat ini terdapat 40 penyandang disabilitas yang sedang mengikuti tahap pengenalan sekaligus pelatihan di balai tersebut. Setelah menyelesaikan proses pembekalan, mereka dipersiapkan untuk bekerja di sektor industri ringan.

Menaker menilai peningkatan kompetensi menjadi faktor utama agar penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha sekaligus mampu bersaing di pasar kerja.

"Isu paling penting yang sedang diperjuangkan saat ini adalah pelatihan dan pembekalan terkait penyandang disabilitas agar mereka memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," ujar Yassierli.

Kolaborasi dengan perusahaan terus diperluas

Sebagai bagian dari upaya memperbesar peluang kerja, BPKK Kendari juga akan menggelar kegiatan strategis di Makassar. Agenda tersebut akan mempertemukan sekitar 50 perusahaan yang memiliki komitmen untuk mempekerjakan penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan itu, pemerintah berharap sinergi dengan dunia usaha semakin kuat sehingga penempatan tenaga kerja disabilitas dapat terus meningkat.

Menurut Yassierli, BPKK Kendari memegang peran penting karena memiliki cakupan wilayah kerja yang cukup luas. Karena itu, keberadaan balai tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan pelatihan, tetapi juga menjadi penghubung berbagai pihak dalam memperluas kesempatan kerja.

"Balai ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelatihan, tetapi juga motor penggerak kolaborasi untuk masyarakat di wilayah kerjanya melalui berbagai tugas dan fungsi yang maksimal," katanya.

Kemnaker dorong seluruh balai lebih proaktif

Menaker juga meminta seluruh balai di bawah Kemnaker, baik Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) maupun BPKK, agar semakin aktif menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Perhatian tersebut, menurutnya, perlu terus difokuskan kepada kelompok yang memerlukan dukungan lebih besar dalam memperoleh kesempatan kerja.

"Kami terus mendorong balai-balai, baik BPVP maupun BPKK di seluruh Indonesia agar lebih proaktif dalam memberikan kontribusi nyata, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam dunia kerja," tutupnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |