Bakom RI Prihatin Amien Rais Termakan Hoaks soal Seskab Teddy

58 minutes ago 1

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Mei 02, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Bakom RI Prihatin Amien Rais Termakan Hoaks soal Seskab Teddy
Bakom RI Prihatin Amien Rais Termakan Hoaks soal Seskab Teddy

PEWARTA.CO.ID — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, angkat bicara terkait pernyataan tokoh senior Amien Rais yang menuding Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memiliki perilaku amoral.

Qodari mengaku prihatin atas tudingan Amien Rais tersebut karena dinilai bersumber dari informasi yang belum terbukti kebenarannya di media sosial. Ia menyebut seorang figur publik seharusnya lebih berhati-hati sebelum mempercayai maupun menyampaikan informasi ke ruang publik.

“Saya prihatin melihat video Pak Amien Rais. Sebagai akademisi dan tokoh publik, beliau justru menjadi korban hoaks,” ujar Qodari, dikutip dari akun Instagram @totalpolitikcom, Jumat (1/5/2026).

Menurut Qodari, kesalahpahaman itu diduga muncul akibat beredarnya video lagu berjudul Aku Bukan Teddy di media sosial. Konten tersebut menampilkan kolase visual sejumlah tokoh publik untuk menarik perhatian pengguna internet.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa video tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan fakta mengenai sosok tertentu, termasuk Teddy Indra Wijaya.

“Yang dianggap sebagai sosok tertentu dalam video itu sebenarnya bukan. Itu hanya kolase gambar yang tidak memiliki hubungan langsung dengan isi lagu,” tegasnya.

Qodari menjelaskan, pada akun asli pengunggah video bahkan sudah terdapat keterangan bahwa konten tersebut bukan representasi fakta. Karena itu, ia menilai tudingan yang diarahkan kepada Seskab Teddy tidak memiliki landasan yang kuat.

Ia juga menyoroti bahaya penyebaran disinformasi di era perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini memungkinkan manipulasi konten menjadi tampak meyakinkan sehingga masyarakat perlu lebih cermat melakukan verifikasi.

“Ini menjadi alarm bahaya hoaks di era AI. Bahkan tokoh senior sekalipun bisa terjebak jika tidak melakukan verifikasi secara menyeluruh,” ujarnya.

Sebelumnya, Amien Rais melalui kanal YouTube pribadinya melontarkan tuduhan terhadap Teddy Indra Wijaya. Dalam pernyataannya, Amien meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terhadap Seskab tersebut.

Amien bahkan menyarankan agar Presiden menjaga jarak dari Teddy Indra Wijaya menyusul isu yang beredar di media sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Qodari kembali mengingatkan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi di internet. Ia menilai kehati-hatian dalam menerima maupun menyebarkan informasi menjadi hal penting, terutama bagi tokoh publik yang memiliki pengaruh besar di masyarakat.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |