Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, Januari 04, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Gerbang Tol Cikampek Utama. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di ruas Tol Transjawa masih menunjukkan peningkatan signifikan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memproyeksikan puluhan ribu kendaraan bergerak dari arah timur menuju barat Transjawa pada Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan estimasi perusahaan, sebanyak 50.171 kendaraan diperkirakan melintas dari wilayah timur Transjawa ke arah barat sepanjang hari ini. Angka tersebut menandakan bahwa puncak arus balik Nataru masih terjadi dan belum sepenuhnya mereda.
"Volume kendaraan dari wilayah timur Transjawa diperkirakan mencapai 50.171 kendaraan," kata VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, Minggu.
Ia menjelaskan, jumlah kendaraan tersebut mengalami lonjakan sekitar 34 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Dalam situasi normal, volume kendaraan di ruas tersebut tercatat berada di kisaran 38.130 kendaraan per hari.
Tak hanya itu, JTT juga mencatat bahwa puncak arus balik tahap awal sebenarnya telah terjadi lebih dulu pada Sabtu, 28 Desember 2025. Pada hari tersebut, arus kendaraan dari timur Transjawa mencapai sekitar 55.729 kendaraan, atau melonjak sekitar 46 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
"Realisasi tersebut lebih tinggi dari proyeksi awal JTT, yang sebelumnya diperkirakan mencapai 52.934 kendaraan atau naik 39% dari kondisi normal seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Natal dan awal Tahun Baru," ujarnya.
Peningkatan arus kendaraan ini dinilai sebagai dampak dari tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah asal atau menuju kota-kota besar usai menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru.
JTT pun terus mengimbau para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi kendaraan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan selama arus balik Nataru.



















































