KBRI Ungkap Kondisi WNI Usai AS Bom Venezuela dan Tangkap Presiden Nicolas Maduro

1 month ago 40

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Januari 03, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

KBRI Ungkap Kondisi WNI Usai AS Bom Venezuela dan Tangkap Presiden Nicolas Maduro
Kondisi Caracas usai serangan militer AS. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Gejolak politik dan keamanan di Venezuela mendadak menjadi sorotan dunia setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro telah ditangkap.

Kondisi ini turut menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, khususnya terkait keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara Amerika Latin tersebut.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa negara hadir dan aktif memantau perkembangan situasi di Venezuela.

Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas, pemantauan dilakukan secara intensif seiring meningkatnya eskalasi keamanan dan laporan aktivitas militer di sejumlah wilayah.

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela. Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela,” tulis Kemlu RI melalui akun resmi X.

PERLU ANDA BACA JUGA!

Breaking News: AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Langkah pemantauan tersebut difokuskan pada upaya perlindungan WNI, mengingat situasi di lapangan dinilai masih sangat dinamis. Pemerintah menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang terdampak langsung oleh ketegangan yang terjadi.

“Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” tulis Kemlu RI.

Meski kondisi WNI terpantau aman, pemerintah tetap meminta kewaspadaan ditingkatkan. Kemlu RI mengimbau agar seluruh WNI di Venezuela tidak lengah dan terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas, sehingga langkah cepat dapat diambil apabila situasi memburuk.

“Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas.”

MUNGKIN ANDA CARI!

Kenapa Amerika Serikat Menyerang Venezuela? Ini Alasan Trump Serang Caracas dan Tangkap Presiden Nicolas Maduro

Di sisi lain, Indonesia juga menegaskan sikapnya di tengah memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Venezuela. Pemerintah mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan penyelesaian konflik melalui jalur damai, bukan pendekatan militer yang dinilai hanya akan memperparah keadaan dan membahayakan warga sipil.

“Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah de-eskalasi dan dialog, serta tetap mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil,” tulis Kemlu RI.

MASIH TERKAIT!

Presiden Nicolas Maduro Ditangkap AS Saat Venezuela Hadapi Krisis Ekonomi Parah

Lebih lanjut, Indonesia menekankan pentingnya menjaga tatanan global yang berlandaskan aturan. Dalam setiap konflik antarnegara, penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dinilai tidak boleh diabaikan.

“Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia memastikan akan terus memantau perkembangan terbaru di Venezuela dan mengambil langkah yang diperlukan demi menjamin keselamatan seluruh WNI, sembari mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian di kawasan tersebut.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |