Indonesia Resmi Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031, Siap Bersaing dengan 6 Kandidat Lain

1 hour ago 2

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, Februari 04, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Indonesia Resmi Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031, Siap Bersaing dengan 6 Kandidat Lain
Indonesia Resmi Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031, Siap Bersaing dengan 6 Kandidat Lain

PEWARTA.CO.ID — Indonesia resmi memasuki persaingan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi bahwa berkas pencalonan yang diajukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dinyatakan lengkap dan sah untuk diproses lebih lanjut.

Pengumuman tersebut disampaikan AFC pada Rabu (4/2/2026), menandai langkah awal Indonesia dalam perebutan hak sebagai penyelenggara ajang sepak bola paling bergengsi di Benua Asia tersebut. Dengan status ini, Indonesia dipastikan bersaing dengan sejumlah negara kuat yang juga mengincar posisi serupa.

Langkah Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah bukan sekadar ambisi sesaat. PSSI sebelumnya telah menyampaikan komitmennya untuk membawa turnamen empat tahunan tersebut kembali ke Tanah Air, kali ini dengan target menjadi penyelenggara tunggal.

Enam kandidat resmi bersaing

Dalam keterangan resminya, AFC menyebutkan ada enam kandidat yang telah mendaftarkan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Selain Indonesia, negara-negara yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Australia, India, Korea Selatan, dan Kuwait.

Tak hanya itu, terdapat pula pengajuan tuan rumah bersama dari tiga negara Asia Tengah, yakni Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Sementara itu, Uni Emirat Arab yang sempat digadang-gadang akan ikut dalam pencalonan, memutuskan untuk menarik diri dari proses bidding.

Persaingan pun dipastikan berlangsung ketat mengingat beberapa negara pesaing memiliki pengalaman dan infrastruktur sepak bola yang mapan. Namun, Indonesia optimistis dengan kekuatan dukungan suporter, kesiapan stadion, serta pengalaman menggelar berbagai event internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Target jadi tuan rumah tunggal

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah menyampaikan secara terbuka tekad Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak sekadar ingin menjadi bagian dari penyelenggara, tetapi menjadi host utama secara penuh.

"Indonesia memasukkan bidding untuk menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2031," kata Erick dalam keterangan resmi PSSI, Desember 2024 silam.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah kebijakan PSSI dalam membangun sepak bola nasional, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga dalam kapasitas sebagai penyelenggara turnamen kelas dunia.

Belajar dari pengalaman 2007

Indonesia sebelumnya pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada 2007. Namun kala itu, penyelenggaraan dilakukan secara bersama dengan tiga negara Asia Tenggara lainnya, yakni Thailand dan Vietnam (serta Malaysia dalam edisi tersebut).

Turnamen 2007 menjadi momen bersejarah karena melahirkan Irak sebagai juara baru setelah mengalahkan Arab Saudi dengan skor tipis 1-0 di partai final. Indonesia pun mendapat pengalaman berharga sebagai bagian dari tuan rumah ajang besar tersebut.

Bagi Erick Thohir, pengalaman itu menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Ia menilai Indonesia kini memiliki peluang dan kesiapan lebih matang dibandingkan hampir dua dekade lalu.

"Kita terakhir menjadi tuan rumah ajang itu tahun 2007, itupun bersama tiga negara Asia Tenggara lain. Artinya, kami ingin menjadi single host di ajang bergengsi itu," tutup Erick.

Momentum kebangkitan sepak bola nasional

Keikutsertaan Indonesia dalam bidding Piala Asia 2031 juga dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang membangun citra sepak bola nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia sukses menggelar sejumlah event internasional, termasuk turnamen kelompok umur dan ajang FIFA lainnya.

Modernisasi stadion, peningkatan standar keamanan, serta pembenahan manajemen kompetisi menjadi modal penting untuk meyakinkan AFC. Dukungan publik yang dikenal fanatik juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi Indonesia.

Jika terpilih, Indonesia berpotensi mencatat sejarah baru sebagai tuan rumah tunggal Piala Asia untuk pertama kalinya. Namun proses seleksi masih panjang, dan keputusan akhir AFC akan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, jaminan pendanaan, serta komitmen penyelenggaraan.

Kini, Indonesia resmi berada di jalur persaingan. Ambisi menjadi tuan rumah Piala Asia 2031 bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju panggung sepak bola Asia yang lebih besar.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |